Selamat Datang di Dunia TJKT!
JavaScript dibuat oleh Brendan Eich di Netscape pada tahun 1995 dalam waktu yang sangat singkat, hanya sekitar 10 hari. Awalnya, tujuannya sederhana: membuat halaman web statis menjadi interaktif. Bayangkan, dulu website hanya berisi teks dan gambar. Dengan JavaScript, kita bisa membuat menu dropdown, memvalidasi formulir, atau membuat efek visual sederhana tanpa harus memuat ulang halaman.
Nama awalnya adalah Mocha, lalu diubah menjadi LiveScript, dan akhirnya menjadi JavaScript. Nama "JavaScript" seringkali disalahpahami sebagai versi lain dari bahasa Java. Padahal, keduanya adalah bahasa yang sangat berbeda. Nama tersebut dipilih murni karena alasan pemasaran saat itu, untuk memanfaatkan popularitas Java.
Seiring berjalannya waktu, JavaScript mulai distandarisasi melalui ECMAScript (European Computer Manufacturers Association). Setiap beberapa tahun, ECMAScript mengeluarkan versi baru yang menambahkan fitur-fitur modern ke JavaScript, seperti kelas (class), promise, dan fungsi arrow (=>). Versi-versi ini membuat JavaScript menjadi bahasa yang lebih kuat dan terstruktur.
Berikut adalah beberapa karakteristik penting yang membuat JavaScript begitu istimewa:
class) dan juga dengan gaya fungsional (menggunakan fungsi sebagai nilai dan menghindari state). Fleksibilitas ini memberi programmer banyak pilihan dalam menyusun kode mereka.async/await.Awalnya JavaScript hanya berjalan di browser (sisi client-side). Namun, dengan munculnya Node.js pada tahun 2009, JavaScript berhasil keluar dari browser dan berjalan di server (sisi server-side). Ini adalah momen yang sangat penting. Dengan Node.js, seorang programmer bisa menggunakan bahasa yang sama untuk membangun frontend dan backend sebuah aplikasi.
Ekosistem JavaScript saat ini sangat luas dan dinamis:
Singkatnya, JavaScript telah berkembang dari sebuah alat sederhana menjadi bahasa yang universal dan sangat kuat. Keberadaannya ada di mana-mana, dari browser yang Anda gunakan hingga server yang menyimpan data di cloud. Kemampuan untuk beradaptasi dan berkembang inilah yang membuat JavaScript tetap relevan dan penting di era teknologi saat ini.