Dasar-Dasar Administrasi Jaringan

Selamat Datang di Dunia TJKT!

Dasar-Dasar Administrasi Jaringan

Dasar-Dasar Administrasi Jaringan adalah fondasi pengetahuan yang wajib dimiliki untuk mengelola dan memelihara sistem komunikasi komputer.

  1. Konsep Jaringan

    Administrasi Jaringan dimulai dengan memahami jenis-jenis jaringan berdasarkan cakupan geografisnya:

    • LAN (Local Area Network): Jaringan yang mencakup area kecil (gedung atau kampus). Merupakan jaringan yang paling sering diatur oleh administrator.

      Contoh: Jaringan komputer di kantor atau sekolah.

    • MAN (Metropolitan Area Network): Jaringan yang mencakup satu area metropolitan atau kota.
    • WAN (Wide Area Network): Jaringan yang mencakup area geografis luas (antar kota/negara).

      Contoh: Internet itu sendiri adalah contoh WAN terbesar.

  2. Model Komunikasi: TCP/IP

    Model komunikasi utama untuk memastikan semua perangkat bisa "berbicara" dengan bahasa yang sama.

    • TCP (Transmission Control Protocol): Bertanggung jawab memastikan data yang dikirim sampai ke tujuan secara lengkap dan berurutan.
    • IP (Internet Protocol): Bertanggung jawab memberi alamat pada setiap paket data dan menentukan rute terbaik agar paket tersebut sampai ke tujuan.
  3. Pengalamatan IP (IP Addressing)

    Setiap perangkat yang terhubung ke jaringan harus memiliki alamat unik agar bisa dikenali.

    1. IPv4

    • Format: Empat set angka dipisahkan oleh titik (misalnya: 192.168.1.1).
    • Keterbatasan: Menggunakan 32 bit sehingga memiliki batasan jumlah alamat (~4,3 miliar).
    • Subnetting: Teknik yang digunakan untuk membagi satu jaringan besar menjadi jaringan-jaringan yang lebih kecil.

    2. IPv6

    • Format: Kombinasi huruf dan angka yang lebih panjang (misalnya: 2001:0db8:85a3::7334).
    • Keunggulan: Menggunakan 128 bit, menyediakan jumlah alamat yang hampir tak terbatas.
  4. Peran Operating System (OS) Server

    Administrasi Jaringan melibatkan pengelolaan komputer yang bertindak sebagai server. Server membutuhkan OS khusus:

    OS Server Kelebihan Utama
    Linux Server (Debian, Ubuntu) Stabil, aman, dan gratis (open source). Banyak digunakan untuk web server.
    Windows Server Digunakan di lingkungan korporat karena integrasi yang mudah dengan produk Microsoft lainnya (Active Directory).

    Sebagai administrator, Anda harus mahir dalam instalasi, konfigurasi jaringan, dan manajemen pengguna (*user*) serta grup di dalam OS server ini.